28.4.11

Merpati Ingkar Janji

28.4.11
Namanya Cyelvia Je Atmanegara, tapi saya biasa memanggilnya dengan satu suku kata saja. Pi, dan sepertinya hanya saya yang memanggilnya begitu, hehe. Sejak album pertama hingga sekarang, Pi selalu support karya-karya tamasya.

Terima kasih ya Pi..

Dan hari ini Pi ulang tahun. Saya ingin sekali memberikan sesuatu yang istimewa. Hmmm, semoga tulisan ini bisa mewakili keinginan saya.

Apa hubungan antara Pi dan judul di atas? Nah, itu dia yang ingin saya ceritakan. Di penggalan kisah hidupnya, pernah suatu hari Pi melewati fase patah hati.

Sementara itu, di belahan bumi yang lain, seorang laki-laki bernama Gatot sedang menikmati kesendiriannya. Gatot terpenjara pada sebuah kenangan indah bersama Pi.

Sedikit cerita tentang Gatot. Nama sebenarnya adalah Sulton Habibi, seorang pencinta alam. Dan dia biasa dipanggil dengan nama Gatot. Sama seperti Pi, Gatot juga support karya karya tamasya band.

Pi dan Gatot adalah seperti sepasang merpati yang selalu terbang mendekat dan merapat manakala tamasya bernyanyi. Dan ketika keduanya sama sama terjatuh, sama-sama terluka dan saling menjauh, tamasya pun menciptakan sebuah lagu, spesial untuk mereka berdua.

Merpati ingkar janji. Itu dia judul lagu tamasya yang tamasya ciptakan. Dan Alhamdulillah lagu tersebut dinyanyikan sendiri oleh Gatot. Tentu saja untuk Pi tercinta, hehe..

Ini dia lirik lagu Merpati Ingkar Janji, semoga bisa dinikmati.

Lirik :
Merpati Ingkar Janji

Ada apa merpatiku
Kau hentikan cerita
Cinta yang indah ini

Jika benar tak lagi sayang
Ku bisa menerima
Terbanglah dengan indah

Reff :

Pejamkan saja matamu yang berlinang
Bermimpilah tuk berjumpa denganku

Yakinkan aku tuk bisa menerima
Semua itu apa adanya



Bernyanyilah untuk aku
Satu nyanyian saja
Mengenang masa indah

Ijinkanlah aku mendengar
Suara yang kurindukan
Sebelum engkau terbang

-Kembali ke reff-

Beberapa bulan setelah Gatot menyanyikan lagu itu (baca: record), Alhamdulillah atas kebesaran Tuhan, mereka kembali merajut apa yang sebelumnya tidak selesai. Berbanding terbalik dengan lirik lagu yang tamasya goreskan.

Namun demikian, kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan untuk semua. Karena tamasya adalah sebuah keluarga.

Detik terus berjalan, waktu berganti, dan kisah antara Pi dan Gatot berakhir bahagia. Mereka telah melangsungkan pernikahan. Kini telah ada peri kecil di rahim Pi.

Ya Tuhan, terimakasih atas segala misteri dan keindahan Mu.

Buat Pi, pejamkan saja matamu yang berbinar. Berbahagialah Pi, berbahagialah..


Paranetter tercinta, senang rasanya jika anda turut mengucapkan hepi ultah buat Pi. Terimakasih sebelumnya.

NB:

Lagu Merpati Ingkar Janji bisa di unduh di sini.

Jualan CD

Alhamdulillah, dari postingan saya sebelumnya tentang Album Ketiga Tamasya, ada yang support karya tamasya band dengan pembelian CD Album. Mereka adalah BunDa Yati dan Bunda Lily DontWorry.

Itulah kenapa di postingan kali ini saya memberanikan diri untuk mencoba menawarkan CD album tamasya kepada paranetter tercinta.

Beli Satu Dapat Dua


Ya benar, beli satu dapat dua album. Yang pertama adalah album ketiga tamasya band dengan 12 lagu. Dan yang kedua adalah album kompilasi dari keluarga tamasya (Lagu lagu karya tamasya yang dinyanyikan oleh kawan kawan di luar player). Berisi 13 lagu.

Di album keluarga tamasya anda juga bisa menikmati dua lagu yang dinyanyikan seorang blogger, Kang Lozz Akbar, heeee..

Harga untuk satu paket CD album tersebut adalah 35.000 belum termasuk ongkos kirim.

Pembelian CD album indie tamasya, bisa di pesan di kolom komentar ini. Atau bisa menghubungi Ibu Manajer Hana di 085859738999.

Paranetter, sebelumnya saya ucapkan terima kasih buat anda yang support tamasya band lewat doa, cinta dan pembelian CD album. Tentu saja ini sangat berarti bagi band indie seperti tamasya.


Salam Hangat Selalu

25.4.11

Album Ketiga Tamasya

25.4.11
Syukur Alhamdulillah, hanya itu yang bisa saya ucapkan pasca berlangsungnya launching album tiga tamasya semalam.

Terima kasih pada semua pihak yang sudah membantu proses berlangsungnya acara. Juga pada Hylda Band, Suryono Band, Pengkor band, Holiday reggae Band, Tari (Citra dan Lilis), dan Paduan Suara Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Jember, terima kasih.


Save The Tree #3 Tamasya


Paranetter tercinta, terima kasih atas doa dan cintanya..


Teristimewa buat keluarga tamasya..

Alhamdulillah ternyata kita bisa berproses bersama sama. Dengan sedikit terengah engah, swadaya, tanpa sponsor, tanpa spanduk, tanpa pamflet. Hanya mengandalkan rasa kekeluargaan, undangan dari mulut ke mulut, jejaring sosial dan radio. Bahkan kita bisa mengeluarkan dua CD album (album tamasya dan album keluarga).

Maaf untuk masalah harga (35 ribu untuk dua CD Album). Itu adalah hasil kesepakatan bersama, dan sama sekali tidak menganggap keluarga tamasya sebagai pangsa pasar. Ya, tahu sendirilah alasannya apa, hehe.. Biar kita bisa berproses kembali.

Doakan saja semoga tamasya bisa sesegera mungkin upload seluruh lagu2 terbarunya. Jadi bagi semua yang belum bisa support tamasya lewat pembelian album, bisa segera download gratis, Amin.

NB :

Tamasya bisa dihubungi di nomor ini :

085236154075 atas nama Mas Bebeh

23.4.11

Menarilah Penariku

23.4.11
Atta, Fatma, Dika, Uun Roida, terimakasih telah menari di launching album perdana dulu. Tiga dari kalian berempat telah menikah. Tapi tetaplah menari gemulai, dan semoga tamasya juga akan tetap bernyanyi.

Menarilah :

Menarilah
Kalian tercipta dari tulang rusuk laki laki. Konon katanya, jaraknya begitu dekat dengan hati. Adapun tentang hati, banyak dari kita yang mengamini bahwa hati adalah tempat dimana cinta bersemi. Itulah kenapa kalian harus tetap menari.

Penariku, menarilah dalam hidup di kehidupan ini. Menarilah bersama seisi jagad raya. Dan tamasya akan tetap mengiringi kalian menari. Meskipun sayup dan hampir tak terdengar, meskipun sumbang, meskipun kadang lelah, tamasya akan tetap bernyanyi hingga tak lagi bisa bernyanyi.

Menarilah Penariku

NB :

Terimakasih buat keluarga tamasya dan paranetter dimanapun berada, atas doa dan cintanya. Mudah mudahan acaranya tamasya band besok malam berjalan lancar, Amin Ya Robbal Alamin.

22.4.11

Renungan di Hari Bumi

22.4.11
Selamat Hari Bumi

FOTO :

Manggung
Ya benar, bumi juga butuh cinta, sebutuh kita akan teman bicara. Bumi butuh dimengerti, sebutuh kita ingin dipahami. Bumi punya bahasa tersendiri untuk menyampaikan pesannya, seperti bayi yang menangis manakala menginginkan sesuatu.

Seorang sahabat pernah berkata, jangan pernah menganggap bumi kita baik-baik saja. Dan memang demikianlah adanya. Bumi tidak sedang baik-baik saja.

Jumlah manusia tidak semakin sedikit. Ini berbanding dengan permintaan pangan yang meledak. Orang orang pintar bilang tidak usah khawatir, karena semua bisa diatasi dengan kejutan teknologi.

Kejutan tehnologi? Hmmm..

Manusia bergerak semakin cepat. Teknologi berpacu secepat cahaya. Mulai dari mesin fotokopi digital, kamera digital, dan semua yang serba digital. Semua menjanjikan pemanfaatan kertas seminim mungkin. Dan apa yang terjadi? Permintaan akan kertas semakin membumbung tinggi.

Paranetter, selamat hari bumi. Mari kita manfaatkan sumber daya alam sesuai dengan batas kebutuhan.

Salam Lestari

NB :

Lagu-lagu tamasya band bisa di unduh di Reverbnatinon

Catatan buat keluarga tamasya dimanapun berada. Jangan lupa tanggal 24 April, yang jauh mendekat yang dekat merapat.

19.4.11

Harusnya Kukatakan

19.4.11
Setelah membaca postingan Mbak Usagi dengan judul Surat Cinta Buat Oman,,, saya jadi pengen menuliskan sebuah lirik lagu ciptaan sendiri. Judulnya, harusnya kukatakan.

Sebenarnya cuplikan lagu ini pernah sedikit saya ceritakan di sebuah tulisan berjudul Bila Pencinta Alam Jatuh Cinta. Tapi tak apalah saya tuliskan kembali. Toh yang dulu hanya penggalan liriknya saja.

Baiklah paranetter, ini lirik lagunya. Semoga ada yang bisa dijadikan manfaat meskipun sedikit, Amin.


HARUSNYA KUKATAKAN

Menghadirkan dirimu
Ke dalam warna warni laguku
Kau yang sempat goreskan rasa
Kagumku padamu tak terkira

Ku tak ingin bernyanyi
Lagu sunyi sepi dan sendiri

Tapi..

Saat kau tak di sini lagi
Kusadari sebenarnya itu

Reff :

Cinta
Yang tiada pernah
Aku ungkapkan rasa itu

Kuterlalu..
Hanyut dibuai alam
Nikmati pesona hutan
Hingga kutenggelam

Cinta
Yang tiada pernah
Aku ungkapkan rasa itu

Ku denganmu
Slalu kukatakan
Yang tak seharusnya
Aku katakan

Kini kau menghilang
Jauh melayang...


Paranetter, barangkali anda ingin sekedar mendengarkan lagu sederhana ini, anda bisa mengunduhnya di sini. Terima kasih.

Salam jreng jreng jreng

18.4.11

Sedang Memikirkan Sesuatu

18.4.11
Jreeeeng


Yang punya blog lagi pusing mikirin launching Save The Tree #3 tamasya

17.4.11

Ilmu Memejamkan Mata

17.4.11
Konon, dulu ada sebuah ilmu kanuragan bernama trawangan. Ilmu trawangan ini biasanya digunakan untuk menerawang sesuatu yang jauh.

Misalnya, saya yang ada di Jember sedang ingin melihat keadaan anda yang ada di Jakarta. Apa warna baju yang anda kenakan, dan semacamnya. Untuk bisa melihat keadaan anda, saya tinggal memejamkan mata, menerawang, dan.. cling.

Tapi yang ingin saya tuliskan di sini bukan ilmu trawangan yang seperti itu. Karena selain saya nggak bisa (hehe), katanya ilmu seperti itu ribet, banyak persyaratannya.

Nah kalau yang versi saya sangat mudah. Tinggal memejamkan mata, selesai.

Anda ingin duduk di tepi pantai menikmati matahari terbenam tapi nggak ada waktu untuk bertamasya? Gampang. Tinggal memejamkan mata saja, dan bayangkan anda sedang memandang sunset.

Ingin menembus lipatan waktu dan nongkrong di era kerajaan Indonesia abad 13 -14? Lagi lagi caranya mudah. Pejamkan mata anda, dan hiduplah di jaman Majapahit. Sampaikan salam saya untuk Raden Wijaya, hehe...

Dengan memejamkan mata, kita bisa kemana saja dan menjadi apa saja. Terbang sejauh mata terpejam. Mau melintasi waktu seperti di film2, pengen melayang di udara, rindu memeluk bintang, semuanya bisa.

Tapi, ada baiknya jika kita mengimbangi ilmu memejamkan mata ini dengan daya imajinasi yang dahsyat. Ruang ruang imajiner ini bisa kita asah lewat membaca buku (lebih disarankan novel), sering jalan jalan (nyata maupun maya, biar tahu luasnya dunia) dan nonton film yang berlatar belakang sejarah.

Nah paranetter, tidakkah anda ingin berjalan jalan melintasi waktu atau sekedar nongkrong di warungnya Roro Mendut abad 17?

Selamat memejamkan mata dan rasakan sensasinya..


NB :

Imajinasi bukanlah sebuah tindak kriminal. Bila dikembangkan dan dikelola secara bijak, ia akan mampu membangkitkan kemampuan kita yang terpendam dan yang selama ini lunglai.

Imajinasi adalah tentang mencangkul potensi diri dan mencongkel proses berpikir kita.

Selama positif dan tidak melalaikan, tidak ada alasan untuk takut berimajinasi.

16.4.11

Rindu Terpejam

16.4.11
Ini yang saya rasakan sekarang..

Glubag glubug di atas kasur, tapi belum juga bisa memejamkan mata menuju pulau kapoek. Ah, sepertinya saya tidak benar benar 'ingin' segara tidur. (Akhirnya bangun lagi terus online)

Kita bisa membeli kasur yang empuk tapi tidak bisa membeli tidur yang nyenyak

Hmmm, ternyata benar apa yang dikatakan Pak Zainuddin MZ. Padahal kalimat itu sudah sejak dulu sekali saya dengar.

Sekarang saya buktikan sendiri. Tepat di sebelah kanan saya ada kasur yang empuk. Eh bukannya tidur, saya malah online.

Dari kalimat yang sederhana itu saya mendapati kenyataan bahwa tidur adalah sebuah nikmat yang Tuhan berikan pada mahluk Nya. Dan mimpi adalah bonusnya.

Tidur adalah tentang mengembalikan energi yang terkuras. Dan segala perangkat anatomi tubuh kita berhak mendapatkan tidur yang cukup. Ya saya mengerti itu. Yang saya bingungkan adalah, kenapa saya tidak bisa tidur?

Setelah terguyur air pun saya masih belum bisa tidur.

Kalau begitu saya harus segera memberi keputusan final. Dan inilah keputusan saya sekarang. Memerintah diri sendiri untuk segera tidur.

Paranetter, maaf postingannya ngelantur. Maklum belum tidur hehe.



Salam jreng jreng jreng


NB :

Kira kira ada nggak ya, alat yang bisa mendeteksi kapan waktu yang tepat (sampai ke detik2nya) saat kita mulai tertidur?

Doakan semoga saya mimpi indah dan mimpinya berwarna. Soalnya kapan hari saya mimpi lumayan seru tapi warnanya cuma hitam putih.

14.4.11

Doa Sang Pencuri

14.4.11


Sosok itu lari dan terus berlari. Dia seperti ingin merobek malam. Tak diperdulikannya kedua telapak kakinya yang kini telah telanjang memeluk bumi. Entah kemana tadi meloncatnya alas kaki, sosok itu benar benar tak perduli. Untuk saat ini, hanya satu kata saja yang dia perdulikan, lari.

Di saat yang wajar, tak mungkin sosok itu bisa melompati pagar tembok yang jauh lebih tinggi dari tubuhnya. Tapi untuk kali ini, setiap celah menawarkan kemungkinan yang tak biasa. Sosok itu seperti ingin mengejek ambang batas kemampuannya.

Sayup sayup, dari arah yang membelakangi tubuhnya, jelas terdengar suara suara massa yang lapar ingin mencabik cabik tubuh sosok itu sampai kepingan terkecil.

Dalam pelariannya, tak henti sosok itu mengkomat kamitkan sebuah doa.

Ya Tuhan, aku tahu ini tidak benar. Tapi aku hanya ingin memberikan sebungkus nasi yang kugenggam ini pada sahabatku yang kelaparan. Ya Tuhan, hanya Engkaulah Yang Maha Indah, maka berilah aku akhir pelarian yang indah.

13.4.11

Alhamdulillah

13.4.11
Alhamdulillah, itulah yang saya ucapkan saat membaca sms Kang Lozz Akbar kalau sipicu nyantol juara dua di kontes kecubung 3 warna.

Tentu saja saya senang. Di saat saya lagi cenat cenut mempersiapkan launching album tamasya yang tinggal sebelas hari lagi, eh ndilalah ada kabar gembira. Cihui...

Terima kasih buat Pak De Cholik, Mbak IyHa, Pak Mandor Tempe, Mbak Auxentina Puspita Dewi, Bunda Lily DontWorry, dan semuanya. Mator Sakalangkong.

SIPICU makan bersama



NB :

Di bawah ini adalah salah satu hikmah yang saya tuliskan di supermoon.


Cinta bukanlah tentang berapa banyak harta yang kita miliki, tapi tentang seberapa banyak sinar yang bisa kita berikan.


Kalimat di atas terinspirasi oleh kata kata Pak Guru di film laskar pelangi, "Banyak banyaklah memberi.."

Paranetter, terima kasih.

12.4.11

Ngiler

12.4.11
Foto di bawah ini di jepret beberapa hari yang lalu. Lokasi di depan panaongan. Mereka adalah adek adek saya di pencinta alam yang mau berangkat tamasya ke Gunung Ijen.


Padahal niat mereka mampir ke panaongan hanya mau pinjem sleeping bag aja, nggak ada embel embel mau mbujuk ngrayu saya biar ikutan. Tapi judulnya saja jalan jalan, siapa yang nggak ngiler?

Hmmm, sabaaaar..

Semoga sehabis launching saya juga bisa blusuk'an ke alas.

Salam hangat paranetter..

Semoga anda semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Indah, Amin Ya Robbal Alamin.

10.4.11

Sederhana Yang Manis

10.4.11
Pada launching album pertama tamasya, acara dimulai dengan seremonial sebuah tari tradisional yang disupport oleh kawan kawan Dewan Kesenian Kampus Fakultas Sastra Universitas Jember.

Terima kasih Dewan Kesenian Kampus


Dan di launching album tamasya yang kedua, acara dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh Mas Wawan Tamasya, dihadapan para keluarga tamasya yang lain. Sederhana yang manis.

Terimakasih Keluarga Tamasya


Di launching album ketiga ini, yang Insya Allah akan digelar pada 24 April 2011, acara akan dibuka dengan sebuah lagu oleh Paduan Suara Mahasiswa Fakultas ekonomi Universitas Jember. Tetap sederhana, dan semoga tetap manis. Amin.

Paranetter, sekali lagi saya kami keluarga tamasya mohon sambung doanya, semoga launching album ketiga lancar dan barokah.

Salam Uyeeee

NB :

Sesuatu akan semakin terlihat cantik indah manakala dia mampu menampilkan kesederhanaannya.

9.4.11

Garuda Masih Menoleh Ke Arah Yang Sebenarnya

9.4.11
Beberapa hari ini hidup saya indah. Sebentar sebentar ngopi, sebentar jalan jalan. Itu semua karena saya (dan kawan kawan lainnya) sedang mempersiapkan launching album ketiga tamasya dengan titel Save The Tree #3.

Pada launching pertama dan kedua, tamasya belajar untuk membiayai diri secara secara swadaya. Begitupun dengan launching kali ini. Itulah kenapa saya sering jalan jalan. Biasalah, cari obyekan barangkali bisa nambah uang urunan, hehe..

Insya Allah, launchingnya akan dilaksanakan pada 24 April 2011.


Paranetter, mohon sambung doanya ya




Salam Lestari..!!!



NB :

Kumandangkanlah lagu Indonesia Raya di sana..

Itu adalah salah satu bocoran penggalan lirik lagu di album ketiga tamasya.

Judulnya, Lagu Para Pengembara. Bisa di unduh di SINI

Lagu tersebut tamasya dedikasikan untuk mereka mereka yang sedang atau tinggal dan menetap di luar negeri. Entah karena untuk bekerja atau untuk alasan yang lain.

Pesan yang ingin disampaikan :

Percayalah bahwa merah putih masih berkibar, dan burung garuda masih menoleh ke arah yang sebenarnya.

Nah, ngomong2, burung garuda itu ngadepnya ke kiri apa ke kanan hayooo...

4.4.11

Blank

4.4.11
Beberapa hari ini saya tidak posting dan tidak bewe ke blog paranetter. Yang saya lakukan hanya ngamen, ngobrol tentang persiapan hari bumi, dan pra launching tiga tamasya.

Hmmm..ternyata dunia blog punya medan magnet tersendiri, ngangeni.

Dan di sinilah saya sekarang, di depan monitor tanpa ada ide untuk menulis tentang sesuatu. Ya, saya hanya ingin menulis meski tak tahu apa yang mesti saya tulis. Hanya ingin menyapa dan membelai acacicu.

Beruntung barusan saya mampir di blognya BundaMahes. Disana saya dapati kenyataan, bahkan gagang suthil yang sudah oglak aglik pun bisa jadi sebuah tulisan yang renyah.

Paranetter, itu saja tulisan saya kali ini. Saya mau jalan jalan dulu, sedang ingin menjaring ide sambil nyruput kopi di pinggiran kota kecil jember.

Salam Secangkir Kopi


NB :

Huruf (yang terangkai menjadi sebuah makna) adalah senjata, dan kita adalah apa yang kita tuliskan
acacicu © 2014