17.6.13

Catatan Ringan di Bulan Juni

17.6.13

Saya, Mbak Tutus, dan Aldin

Cuaca di kota kecil Jember sedang tidak menentu. Kadang dingin kadang panas. Butuh kekebalan tubuh yang prima untuk menghadapi cuaca yang nggregesi ini.

Dua hari yang lalu, tepatnya pada sabtu pagi, 15 Juni 2013, keponakan saya (Aldin) kejang-kejang. Seisi rumah panik saat mendapati Aldin step. Dengan sigap, orang tua Aldin memutuskan untuk membawanya ke Rumah Sakit Dr. Soebandi. Padahal baru malam harinya Aldin diperiksa di bidan dekat rumah.

Saat Aldin sakit, kami ada di situasi keuangan yang kurang baik. Syukurlah, Kakek Aldin tanggap menyikapi keadaan. Beliau segera menjual Astrea 800 untuk biaya pengobatan cucunya. Itu hanyalah seonggok sepeda, Aldin jauh lebih penting.

Cerita yang lain, 16 Juni 2013.

Kondisi kesehatan saya sedikit ngedrop, kekebalan tubuh menurun, gejala influensa datang berkunjung. Tapi saya harus sehat, sebab di hari tersebut ada janji menemani Bu Asita (yang jauh-jauh datang dari Jakarta). Beberapa waktu sebelumnya, saya sudah janji untuk menemaninya tamasya ke Papuma.

Sesampainya di Papuma, influensa lenyap entah kemana. Mungkin takut oleh suara ombak dan keindahan alamnya. Saya larut dalam suasana Papuma yang aduhai.


Terbang ala Harry Potter di Pantai Papuma

Salut buat Bu Asita, datang jauh-jauh hanya untuk berlevitasi di Pantai Papuma Jember. Dia ingin foto 'terbang gaya Harry Potter' ini menjadi trend baru, dan bisa menjadi daya tarik baru untuk Papuma.

Senin, 17 Juni 2013.

Saya sehat, Aldin sehat, semuanya sehat. Alhamdulillah. Suasana di rumah singgah panaongan (rumah saya) ramai seperti biasanya. Apalagi, sore tadi kawan-kawan komunitas Panaongan Gambar-Gerak (media rekam) sedang ada acara, yaitu workshop produksi film pendek (lanjutan dari dua workshop sebelumnya).


Jember, 17 Juni 2013

Sementara di luar sana, orang-orang sedang ramai berlalu lalang, diantara teriakan para demonstran yang menolak kenaikan harga BBM. Demo terjadi di beberapa titik, satu diantaranya dilakukan di kantor Pemkab Jember, tepat di bawah patung Letkol Moch. Sroedji. 17 Juni yang ramai.

Sedikit Tambahan

Foto-foto oleh Vj Lie.

Siap menanti kehadiran Komandan BlogCamp di panaongan pada 23 Juni 2013.

14 komentar:

  1. Eeeh, itu kok bisa beneran kayak Harry Potter. #gumun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu pakai cara levitasi Mbak. Cara kerja sederhananya seperti ini: Model meloncat, shutter kamera diambil mulai dari model mau meloncat. Biasanya empat sampai lima frame, dengan speed tinggi.

      Yang mempopulerkan gaya terbang (seperti melawan gravitasi) ini adalah seorang wanita asal Jepang bernama Natsumi Hayashi.

      Hapus
  2. Semoga sehat semuanya
    Mungkin saya dan isteri ikut rombonga bis mas, jadi ya nggak bisa mompar-mampir.
    Entar lihat perkembangan terakhir yak
    Terima kasih
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin Ya Robbal Alamin.

      Kalau jadi ikut rombongan, biar kita yang inguk-inguk sebentar Pakde. Barangkali ada kesempatan sungkem, hehe..

      Hapus
  3. Ha,,,, keren tuh bisa ambil gambar di atas sapu sambil terbang. Pakai Speed berapa mas ? (minta bocorannya) ha,,,x9

    Salam wisata

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walah aku ndak ngerti dunia fotografi Mas, hehe.. Salam :)

      Hapus
  4. Mestinya foto Papuma-nya lebih banyak lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. iya. Maaf cuma nampilin satu.

      Hapus
  5. Kok bisa bergaya Harry Potter pakai sapu terbang gitu ya???

    Oia, kalo demi cucu/anak, tak ada benda yg terlalu sayang dijual. Moga cepat sembuh ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin.... terima kasih Mbak Susindra :)

      Hapus
  6. he eh, iso men yo fotone *nggumun :P

    semoga semua diberi kesehatan... amiin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin Ya Robbal Alamin :)

      Hapus
  7. semoga sehat selalu ya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih ya Mbak Lidya...

      Hapus

acacicu © 2014