4.12.13

Kopdar Blogger Adalah Kabar Bahagia

4.12.13

Di Malioboro - Dokumentasi oleh Faisal Korep

Akhirnya sampai juga kami di Maliboro. Prit terlihat bahagia, begitu juga Uncle, Pije, Bang Faisal Korep, apalagi Fanggi. Nampak wajah-wajah yang tak tampak lelah meskipun beberapa menit sebelumnya jalan kaki dari Lempuyangan, keluar masuk gang, dan tolah-toleh kesana-kemari. Suasana Jogja di sore hari memaksa semua orang untuk bahagia.

Selanjutnya. Ada kabar gembira, ternyata Mbak Dey sekeluarga juga ada di Malioboro. Uncle Lozz segera mencarinya. Alhamdulillah, akhirnya ketemu juga.

Tak lama kemudian, ada mobil warna silver yang menepi tak jauh dari tempat kami nongkrong. Tampak dari luar, Uncle sedang duduk di samping pengemudi. Kemudian tampak juga Fauzan, Mbak Dey, dan Mas. Singkat cerita, kami melanjutkan perjalanan menuju penginapan dengan naik mobil rame-rame. Semua bergembira kecuali satu orang saja. Iya benar, Prit tampak pucat sekali. Tentu saja, sebab dia takut mabuk.

Selama perjalanan singkat menuju penginapan (di Blangkon Hotel), semua sibuk menggoda Prit hanya agar dia baik-baik saja. Berdesak-desakan di dalam mobil tidak membuat kami tak berhaha-hihi. Maya dan nyata sama saja, tidak ada yang berubah.

Ohya, ada satu cerita kecil. Gara-gara memuat banyak penumpang, mobil yang kami tumpangi kelebihan muatan. Roda belakang sebelah kirinya gembos, haha. Maaf ya Pak Supir.

Sesampainya di Blangkon Hotel, yang cowok-cowok segera registrasi. Sudah ada nama saya di sana. Pije dan Fanggi namanya juga terdaftar. Hanya Uncle dan Bang Faisal Korep yang tak terdaftar. Lho? Jadi keputusan finalnya seperti ini; semua yang dari Jember (yang tidak terdaftar) kumpul jadi satu di kamar jatah saya, B31. Ndilalah, Pije dan Fanggi juga ikutan merapat di kamar B31, meskipun mereka sudah punya jatah kamar masing-masing.

Di B31 juga ada teman sekamar yang lain, namanya Anggi Alfonso Panjaitan. Nantilah saya ceritakan di postingan yang berbeda, tapi kalau saya nggak lupa, ahaha.

Sebenarnya Prit sudah ada jatah kamar di Edu Hostel, tapi ada tawaran yang lebih membahagiakan. Iya, dia diajak barengan sama Mbak Dey sekeluarga. Tentu saja Prit suka. Dia segera memberi kabar pada salah satu panitia, untuk memberikan jatah kamarnya pada siapa saja (blogger perempuan) yang belum nemu penginapan.

Mbak Dey sekeluarga mendapat penginapan di Cristalit, di jalan Prawirotaman II, tak jauh dari tempat saya menginap, sebab Blangkon Hotel ada di jalan Prawirotaman I.

Hingga senja berganti malam, saya, Uncle, Bang Faisal Korep, Pije dan Fanggi masih nongkrong di seberang Blangkon Hotel, apalagi kalau bukan ngopi. Ngopi kali ini istimewa, karena ditemani si Ambon, teman pencinta alam yang dulu pernah main di Jember, sekarang si Ambon tinggal di Jogja. Dia datang mengendarai vespa merah hanya untuk menemani kami ngopi plus jalan-jalan di malam harinya.

Malam harinya. Masih di hari yang sama, 29 November 2013..

Dari penginapan menuju Maliobro. Ada banyak papan nama berbau Jogja yang menemani perjalanan kami. Mudah sekali menemukan tulisan-tulisan seperti Jogja Segoro Amarto, atau Sego Segawe alias Sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe.

Sekitar pukul delapan malam, kami sudah ada diantara rombongan keluarga Warung Blogger, di emperan Malioboro. Senang bisa berjumpa dengan Kang AZ, Mimi, Mbak Erry, Mbak Titik, Mbak Yun dan Mas Reynaldi, Pakde, Mas Nuzulul, Mbak Ami, Idah, MF Abdullah, dan sederet lagi. Ngapain aja? Ngobrol ngobrol dan ngobrol, hehe. Makan juga ding, nasi kucing khas Jogja.

Acara selanjutnya, jalan kaki rame-rame menuju Tugu. Di sana kami narsis berjamaah.

Pada pukul 21.03 WIB, datanglah sahabat bernama Duala Okto yang biasa dipanggil Dul. Dia menuju ke arah kami yang sedang foto-fotoan. Tak lama kemudian, kami yang dari Jember, plus Duala Okto, merayap menuju kopi joss di sekitaran Stasiun Tugu. Kawan-kawan blogger yang lain masih bertahan di Tugu Jogja untuk berfoto ria.

Jogja selalu memiliki banyak acara, tak terkecuali ketika saya kesana. Salah satu acara tersebut adalah JAFF alias Jogja Asian Film Fest. Banyak kawan-kawan muda Jember yang juga kesana, termasuk dari mereka adalah keluarga Save Gumuk Comunity. Jadi, akhirnya kita ketemuan di lesehan kopi joss, membuat diskusi kecil seputar lingkungan, lalu tak lupa eksyen di depan kamera, haha..


Dul (paling kiri) dan Save Gumuk Comunity

Selesainya dari kopi joss, kami jalan kaki rame-rame menuju Malioboro, tempat dimana Dul memarkir mobilnya.Nah, sesampainya di mobil, ada cerita seru. Yang mengemudi cewek, sedangkan yang diangkut kaum Adam semua, haha..

Satu lagi. Waktu itu Jumat malam Sabtu, jadualnya car free day. Di sana-sini ada terlihat sepeda kayuh berbagai model. Di Malioboro Jalan Mangkubumi juga rame, tempat mobil diparkir. Ketika mobil mulai dijalankan, nggak sampai satu meter sudah terasa sesuatu. Roda depan sebelah kanan seperti sedang menubruk gundukan. Benar saja, ternyata mobil yang kami tumpangi sedang menabrak roda sepeda gunung milik seorang pemuda ABG Jogja. Aaah, kenapa dia memarkir sepedanya tepat di bawah mobil ya? Dan kenapa kami tak melihatnya sebelumnya? Entahlah, tapi bagaimanapun juga itu adalah cerita tersendiri yang akan saya bawa pulang ke Jember.

Terima kasih Duala Okto, Yongki Gigih, Adam Al Farisy, Ambon, dan semua kawan-kawan yang menemani kami nyruput kopi joss. Malam itu benar-benar joss dan maknyoss.

Sabtu, 30 November 2013 pukul 00.30 WIB

Ada Mas Ade Truna masuk kamar saya, di B31. Dia memberi kabar yang dia dengar dari panitia, bahwa acara pagi hari berubah. Yang harusnya ke keraton berubah menuju Sleman, ke Joglo Abang. Ah, kenapa berubah ya? Mas Ade juga tidak tahu menahu kenapa acaranya berubah.

Paginya, sekitar pukul 08.20 WIB, bus-bus sudah mulai berangkat dari Blangkon Hotel menuju Sleman. Prit harap-harap cemas menunggu kedatangan Adam, anak Jember yang kuliah di seni rupa Jogja. Alhamdulillah, datang juga si Adam. Prit merona-rona.

Ohya, hampir lupa. Ini tentang perjumpaan pertama dengan Mbak Nchie dan lain-lain. Waktu itu kita langsung foto-fotoan lho. Ahaha.. belum ngobrol apa-apa sudah jeprat jepret.


Kopdar Blogger Adalah Kabar Bahagia

Hmmm, mau cerita apalagi ya? Ketika di Joglo Abang? Ahaha, saya tidak 100 persen menyimak jalannya acara. Mungkin karena sedari awal yang saya imajinasikan adalah suasana keraton, jadi saya kehilangan greget di rangkaian acara Joglo Abang. Itulah kenapa akhirnya saya memilih untuk mojok, nongkrong, dan bikin kopi. Kemudian jalan-jalan di sekitar, mencari capung, bercengkerama dengan beberapa penduduk setempat, lalu kembali nyruput kopi.

Hihi, bicara tentang acara di Joglo Abang, tiba-tiba saya teringat akan Mimi Radial. Waktu itu sesi makan siang, Mimi ngeloyor begitu saja di meja prasmanan. Dia ambil ini itu, kemudian makan. Lezat? tentu saja. Lha wong waktu saya melewati meja itu juga ikut menelan ludah, pengen. Ternyata Mimi salah, itu bukan konsumsi (makanan) untuk peserta, melainkan konsumsi untuk panitia, haha. Tapi tidak apa-apa, Mimi datang jauh-jauh dari Jambi, dia harus istimewa. Lagian kalau ambil jatah peserta (nasi kotak), Mimi pasti kurang, ahahaha.

Bisa jadi catatan juga bagi kita semua, kalau bikin acara kopdar berskala lumayan dan jatah konsumsi untuk panitia dan peserta dibedakan, ada baiknya supaya peserta tidak tahu, agar tidak membuat ngiler, hehe. Sudah, abaikan alenia ini.

Siap-siap menutup tulisan..

Untuk postingan selanjutnya, akan saya ceritakan bagaimana suasana hati Prit ketika dia terjebak di tengah-tengah chaos antara warga setempat dan panitia yang tersisa di sana. Prit semakin merasa takut (dan tetap sendirian) sebab banyak orang yang semburat. Ada rombongan sepeda motor yang tiba-tiba kabur. Nekat, Prit mencegat salah seorang pemuda setempat dan meminta tolong untuk mengantarkannya ke saya. Pemuda yang dicegatnya bingung, antara membantu Prit atau turut serta rekan-rekannya untuk mengejar mereka yang lari. Alhamdulillah, akhirnya dia memilih untuk mengantarkan Prit. Terima kasih Mas, siapapun Anda.

Kopdar blogger adalah kabar bahagia, maka nantikan juga kisah tentang Homestay 17 di Desa Wisata Tembi.

Dadaaaah, twing!

39 komentar:

  1. IIhh..asik bgt yg bisa kopdar rame2 sebelum acara :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita bawa kaos #SaveGumuk dari Jember. Sesampainya di Jogja malah nggak sempat ngasihkan ke Mbak Melly, hehe.. Kapan-kapan harus kopdar lagi nih..

      Hapus
  2. terus nasibe sepeda sing keplindhes iku piye mas bro? :D *kepo dan oot :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di ijoli sama Dul, ahaha.. Duh, banyak kenangan berceceran di Jogja, salah satunya ya ban keplindes kuwi Bulik.

      Hapus
  3. pokoknya kumpul sam aarek jember itu ISTIMEWA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Essih.. Dapat salam kamu nduk, dari ehem-ehem :)

      Hapus
    2. Dari fans :)

      Hapus
  4. mas, blogger nusantara ini acara tahunan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar sekali Mbak. #BN2013 Jogjakarta itu yang ketiga, dan pertama kalinya saya berpartisipasi.

      Hapus
  5. achh..saya ketinggalan momen ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kan di momen-momen selanjutnya kita ada banyak waktu luang Mas :)

      Hapus
  6. Ditunggu post selanjutnya mas..

    dan semoga bn selanjutnya saya bisa ikutan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, semoga bisa kopdar bareng sambil nyruput kopi, hehe

      Hapus
    2. Aiiih... Membayangkan saja sudah indah mas. Apalagi kopinya kopi rasa rindu... :)

      Hapus
  7. Wah nchiehanie selalu ada di blog mana - mana ? :D

    Semoga berikutnya saya bisa ketemu dan ikut acara kopdar (amin)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pesona Mbak Nchie bertebaran dimana-mana, ahaha...

      Hapus
  8. seru sekali perjalanan ke BN2013,
    Mungkinkah masbro memunculkan nama seseorang di postingan HS-17 ? ihukx ...
    Uncle kudu dipithes disik.
    Lupa, kaos save gumuk blm sempat memiliki.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eng ing eng.. nama siapa ya? Bu guru kecilkah? Ahaha.. tak pikir kemarin guyon, ternyata Mas Misbach deg deg seeer beneran, ahahaha...

      Hapus
  9. jatah konsumsi untuk panitia dan peserta dibedakan
    Waduh ,,, saya baru tau ini ...

    Dan lagi pula ... Baru kali ini saya menyantap menu nasi kotak siang sama dengan menu nasi kotak malam ... hehehe

    Salam saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, namanya juga gratis Om, jadi kita ngikut aja :)

      Hapus
  10. Baru ketemu Nchie langsung foto2 ? Itu udah tradisi temen2 Blogger Bandung, hihihi, apalagi Nchie. Narsis duluan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, hehehe.. Blogger Bandung keren! Kalau tahun depan acara Blogger Nusantara jadi bertempat di Bandung, Insya Allah kami merapat.

      Hapus
  11. Hahaha
    Ban mobilnya sampek gembos.. :)

    Mas yang ngantarkan mbak Prit itu baik sekali ya mas?
    Atau jangan-jangan... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha... nggak kok, dia benar-benar baik. Feeling mengatakan begitu, meskipun saya nggak kenal :)

      Hapus
  12. ===
    Bisa jadi catatan juga bagi kita semua, kalau bikin acara kopdar berskala lumayan dan jatah konsumsi untuk panitia dan peserta dibedakan, ada baiknya supaya peserta tidak tahu, agar tidak membuat ngiler, hehe. Sudah, abaikan alenia ini
    ===

    Bwehehhee, sippppp..
    Nampol byanget cak.....

    Komentarku:
    Bisa jadi catatan juga bagi kita semua, kalau bikin acara kopdar (even mau skala besar or kecil) jatah konsumsi untuk panitia dan peserta gak usahlah dibeda-bedakan...
    Apalagi kalo niatnya mau kopi darat & berbagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha.. Sudah Mas, abaikan saja alenia itu.
      Ohyo, foto kita bertiga (bareng apikecil juga) belum tak upload. Tunggu yo Mas.

      Hapus
  13. betul2 istimewaaa... :)
    ah jadi ingat, saat ada suasana tegang itu, yg diatas bis merasa tegang... bisa membayangkan suasana hati Pritt yg ada di tengah2... untung akhirnya semua baik2 saja yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh ada Mbak Mechta, hehe..
      Nanti akan saya ceritakan di postingan selanjutnya, kalau sempat sih :)

      Makasih ya Mbak atas apresiasinya. Kemarin lihat njenengan dari jauh, dikasih tahu istri saya. Salam dari kita di Jember.

      Hapus
  14. Aaahhhh seru banget ya pasti disana kopdar nya *jadi iri :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih Mbak, ada banyak cerita yang berceceran. Makanya lekas saya tulis sebelum lupa, hehe. Makasih Mbak Nurri.

      Hapus
  15. ada cerita apa di belakang? kabarnya memang ribut2. aku di bis paling depan dan tertidur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada deh Mbak. Tunggu kisahnya di posting selanjutnya.

      Hapus
  16. huhuhuhuhu,,,,,,,sedih banget baca ulisan tmn2,sedih g bisa ikutan dan iri :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Santai saja Mbak. Kalau memang rejekinya ketemu (kopdar), nanti juga akan tiba saatnya, hehe..

      Hapus
  17. Kopdarnya seru, semoga tahun depan bisa ikut

    BalasHapus
  18. baca postingannya aja udah seru ya mas:) di tunggu cerita seanjutnya

    BalasHapus
  19. Moco ceritone ae wis seru... Oponeh teko temenan... Aku malah loro tipes, hari-H malah opname hehhehehehe
    Puengen teko buanget Y_Y

    BalasHapus

acacicu © 2014