25.1.15

Hari Yang Hore

25.1.15
Hari ini saya ada janji dengan pihak SOGA dan juga Wisnu, seperti yang telah disepakati kemarin malam. Kami akan berkumpul di rumah Achmad Bahtiar pada pukul sebelas siang, membicarakan pra acara diskusi tanggal 31 Januari 2015. Sedianya teman-teman akan berkumpul dahulu di rumah saya. Namun hingga sore hari tak ada kabar. Mungkin mereka sedang lupa, atau datang terlalu 'pagi' ke rumah saya.

Kemarin sore, hujan lebat disertai angin mengguyur kota Jember. Ketika itu di rumah saya sedang ada dua teman dari Balung, Ahmad Hardiansyah dan Pino Syafrizal Iswandi. Tak lama kemudian, Indana Putri Ramadhani juga singgah di rumah. Mereka bertiga adalah teman-teman pencinta alam yang lama sekali tidak singgah ke rumah. Sudah lama kami tidak berjumpa.


Dokumentasi Pribadi, 24 Januari 2015

Saat hujan telah reda, datang Ananda Firma Jauhari, lalu kami makan mie kopyok bersama-sama.

Sekitar pukul lima sore, Pino Syafrizal Iswandi dan Ahmad Hardiansyah pamit, mereka hendak pulang ke Balung, sebuah wilayah di Jember Selatan. Usai maghrib, ada teman lama datang ke rumah, Chris. Ia bersama suaminya dan anak bungsunya, Wisnu. Saya meminta maaf kepada Chris sebab tidak takziyah, ketika Ayah kandungnya meninggal dunia pada hari Jumat, 16 Januari 2015.

Semakin malam, rumah saya semakin ramai. Ada Mas Farid Solana beserta istri, Gamar Tan, ada pula Wisnu Ambon. Kami membicarakan sebuah diskusi yang direncanakan akan dilaksanakan pada 31 Januari 2015 di Kedai Gubug. Waktu itu, di kamar depan juga ada Mungki Krisdianto beserta Ananda Firman Jauhari, tapi mereka keluar duluan. Kata Mungki, ia sedang terburu menjenguk Erwin yang baru saja terjatuh.

Saat Indana telah pulang, Cris sekeluarga pulang, Mas Farid dan Mbak Gamar juga pulang, Faisal datang bersama Nala Pramudya. Kami membicarakan tema yang lain.

Hari yang hore.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

acacicu © 2014