26.4.15

Malam Pertama di Rumah Kontrakan

26.4.15

Malam pertama di rumah kontrakan, 20 April 2015

Sesungguhnya kami tidak tahu harus mempersiapkan apa untuk acara selamatan di rumah kontrakan, 20 April 2015. Kata Ibu Sulasmini, "Gak usah mikiri suguhane, mengko Ibuk sing nggawekne." Ia juga bilang akan membuatkan kami nasi rosul. Kami juga mendengar kabar dari Mas Ivan, putra bungsu Ibu Sulasmini --dari delapan bersaudara-- jika yang diundang hanya empat orang saja. Mereka akan ngaji surat Yasin lalu berdoa bersama. Manalah kami duga jika yang datang di malam itu sungguh di luar perkiraan.

Teman-teman dari SWAPENKA juga ada yang hadir di acara selamatan. Ada Bang Korep, Adek Jukok, Licin, Bintarum, dan beberapa lagi. Ada juga Mungki Krisdianto Tamasya Band. Mas Ari juga datang di acara doa bersama ini.


Paling kiri sendiri adalah Adek Jukok

Mas Opik --tokoh penggerak Badut Community Kalisat-- banyak membantu saya sejak hari pertama dan hari-hari berikutnya. Sore menjelang selamatan, ia datang membawa tulisan 'Kari Kecingkul' berbahan dasar gabus yang dicat warna-warni. Malam harinya, saat suasana telah santai, saya, Prit, Mas Opik, dan teman-teman Badut Community melakukan foto bersama di bawah tulisan Kari Kecingkul.



Kejutan, begitu kata Mas Ivan. Iya benar, saya dan Prit sungguh terkejut dengan semua itu. Apalagi ketika acara ngaji dan doa bersama telah usai, masih ada kloter kedua, yaitu datangnya rombongan Ibu-ibu warga setempat. Mereka mengenakan seragam pengajian lengkap dengan peralatan musih Samrah. Ketika itu Mas Opik tiba-tiba berperan sebagai MC, lalu ia menyarankan agar saya memperkenalkan diri di depan Ibu-ibu.


Saya sedang memperkenalkan diri

Malam pertama di rumah kontrakan --di JL. Kartini 28 desa Ajung kecamatan Kalisat, Jember-- begitu manis, banyak kejutan, dan membahagiakan. Bapak saya hadir di acara ini, begitu juga dengan Kakak perempuan saya. Ia datang bersama suami --Mas Rahman-- dan si tampan Aldin. Indah. Kami memiliki tetangga-tetangga yang baik. Meskipun suguhannya harus dilakukan dalam dua tahap sebab tahap kedua masih harus menunggu nasi ditanak, namun tetap saja itu malam yang indah.

Mbak Dey sekeluarga serta para sahabat blogger, terima kasih atas doanya. Singgahlah di rumah kontrakan kami di Kalisat. Nanti Anda akan saya kenalkan pada para tetangga yang baik hati.

2 komentar:

  1. Aku mau singgahhhhh .. siapkan saja teh manis, jangan kopi ya ... :D

    BalasHapus

acacicu © 2014