6.5.16

Kami Hanya Sedang Rindu

6.5.16

Kalisat, 17 Mei 2015

Apakah kamu masih ingat detik-detik ketika foto ini diabadikan? Waktu itu kalian berempat sedang macak bermain ayunan, seusai perayaan Isra Miraj. Mas Bajil yang mengabadikannya. Aku dan Hana tentu masih mengingatnya, hari dimana kami tinggal di rumah kontrakan lama, di hari yang ke-27. Ia beralamatkan di JL. Kartini 28 Kalisat. Kamu tampak anggun saat mengenakan baju berwarna kuning, jilbab, dan sebuah kalung.

Dua tahun sebelumnya, Mei 2013, aku dan Hana serta VJ Lie, kami bermain ke rumahmu di Semboro. Di ruang tamu, tampak sebingkai foto yang berbeda. Itu foto dirimu ketika masih SMP. Lucu. Kau berdandan ala Kartini, dengan polesan makeup tebal. Foto itu kami repro dan simpan hingga sekarang.

Pada 28 November 2013, aku menulis sebuah catatan pendek untukmu, berjudul; Ada banyak cara untuk terbang meskipun kita tak bersayap. Kiranya itu adalah tahun penuh perenungan untukmu.

Kadang, saat sedang rebahan dan hendak berangkat terlelap, kami memperbincangkan dirimu. Sedari kali pertama mengenalmu, hingga hari-hari yang lain. Nostalgia sebelum tidur.

Hari pun berlalu. Kita semakin jarang berjumpa.

Kami membaca catatan-catatanmu, dan kami senantiasa bahagia mendengarmu bahagia. Rupanya sejak pertengahan bulan Juni 2015 kau telah punya tokoh utama di buku harianmu. Kabar yang baik. Merdu.

Ini catatan yang biasa. Kami hanya sedang rindu.
acacicu © 2014